No Picture
Pengumuman

Pembinaan Administrasi Kepegawaian Instansi

PEMBINAAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN INSTANSI

Oleh : Dakiri, S.Sos, M.Si

Pegawai negeri sipil mempunyai peranan yang sangat penting sebab Pegawai Negeri Sipil merupakan unsur aparatur negara untuk menyelenggarakan pemerintah dan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan negara. Dengan semakin bertambahnya volume dan kompleksitas tugas-tugas lembaga pemerintahan dan silih bergantinya regulasi yang begitu cepat perlu upaya-upaya preventif untuk memperlancar tugas-tugas yang harus diemban oleh Pegawai Negeri Sipil.

Upaya tersebut tentunya tidak mudah, untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan dibutuhkan Pegawai Negeri Sipil yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil melalui pembinaan yang dilaksanakan berkelanjutan. Selaras dengan hal tersebut dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 dinyatakan bahwa manajemen PNS diarahkan untuk menjamin penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan secara berhasil guna dan berdaya guna, untuk mewujudkan itu diperlukan PNS yang profesional dan bertanggungjawab, jujur dan adil melalui pembinaan yang berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja.

[Selengkapnya]

No Picture
Pengumuman

Pengembangan Sistem Kesejahteraan PNS

PENGEMBANGAN SISTEM KESEJAHTERAAN

PEGAWAI NEGERI SIPIL

Oleh : Sri Wahyuni, S.IP., M.Ec.Dev

            Profesionalisme aparatur pemerintah (pegawai negeri sipil) saat ini, merupakan suatu tuntutan di tengah derasnya arus perubahan, baik pada lingkup internasional, regional, nasional, maupun lokal. Upaya itu terus dilakukan pemerintah dengan mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) yang dirangkum dalam program reformasi birokrasi. Sasarannya adalah bahwa setiap instansi pemerintah, baik ditingkat pusat maupun daerah, harus melakukan perbaikan dan menata kembali organisasinya dengan tujuan untuk mewujudkan peningkatan kinerja organisasi yang efektif dan efisien.

            Reformasi yang dijalankan pemerintah tidak hanya menyangkut aspek organisasi semata, namun juga menyentuh aspek perbaikan kesejahteraan pegawai negeri sipil. Hal ini bertujuan agar setiap pegawai memiliki loyalitas, disiplin, dan produktivitas yang tinggi dalam bekerja. Berbicara mengenai peningkatan kesejahteraan PNS merupakan ranah yang sangat “sensitive”, karena memiliki dampak yang luas terhadap perilaku perekonomian nasional, sekaligus menimbulkan sikap “sinisme public” sebagai dampak dari stigma negatif terhadap birokrasi. Masalah kesejahteraan PNS selama ini memang telah menjadi sorotan yang penuh dengan paradokisme. Pada satu sisi, pendapatan PNS dipandang masih relative kecil, sementara tuntutan terhadap peningkatan kualitas tugas sebagai pelayan publik, sangat kencang. Sementara pada sisi lain, banyak PNS yang mampu hidup secara “berlebih” dibandingkan dengan tingkat pendapatannya yang formal. Kondisi inilah yang seringkali menimbulkan prasangka terhadap adanya pendapatan di luar gaji formal yang notabene dicurigai sebagai hasil dari perbuatan tidak baik, yaitu korupsi dan kolusi.

[Selengkapnya]