PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL ESELON II, III, IV, V DAN KEPALA SEKOLAH DI LINGKUNGAN PEMKAB SLEMAN

SLEMAN- Pelantikan merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSi dihadapan 54 peserta pelantikan serta para undangan pada acara Pelantikan Pejabat Struktural Eselon II, III, IV, V dan Kepala Sekolah Pemerintah Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, hari Kamis 23 Januari 2014.

Lebih lanjut Bupati Sleman mengatakan, bahwa seiring dengan komitmen reformasi birokrasi yang telah dicanangkan, tuntutan peningkatan kualitas kinerja dan profesionalisme tidak dapat dihindari. Terlebih lagi saat ini BKN telah menetapkan batas usia pensiun PNS hingga usia 58 bagi Pejabat Administrasi dan 60 tahun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi. Aturan ini harus disikapi dengan komitmen untuk memberikan kontribusi dan inovasi yang lebih baik di masa yang akan datang.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman juga menyampaikan bahwa pengisian jabatan staf ahli Bupati adalah untuk menyempurnakan struktur kelembagaan sesuai dengan Perda Kabupaten Sleman Nomor 9 Tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Sekaligus untuk mengoptimalkan kinerja Bupati dan Wakil Bupati. Keberadaan staf ahli merupakan posisi strategis untuk membantu Bupati menciptakan kebijakan ideal. Terlebih permasalahan pembangunan, perekonomian dan keuangan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Sleman cukup banyak dan sangat dinamis, terutama tuntutan kesiapan memasuki pasar global ASEAN tahun 2015. Dalam menghadapi pasar bebas, Pemkab Sleman perlu menerbitkan regulasi dan kebijakan yang dapat mendukung pengembangan dan perlindungan produksi dalam negeri.

Sementara itu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Sleman saat ini juga terkait konservasi alam. Kabupaten Sleman dikaruniai sumber daya tambang pasir melimpah yang perlu dikelola dengan bijaksana. Dibutuhkan kebijakan penataan penambangan sehingga tidak terjadi kerusakan alam akibat penambangan. Kepada Kepala Dinas Sumber Daya Alam, Energi dan Mineral yang baru dilantik, Bupati berpesan agar dapat membentuk kebijakan yang tidak berpihak pada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan atas penambangan alam. Masalah penting lainnya juga mencakup pengelolaan air bersih, sebagai imbas dari tumbuhnya berbagai usaha perhotelan, pusat perbelanjaan dan apartemen, sehingga tidak menyebabkan masyarakat Sleman kesulitan air bersih atau kekeringan terutama saat musim kemarau.

Demikian juga kepada para camat Bupati mengingatkan bahwa pergeseran wilayah tugas para camat selain untuk penataan organisasi juga untuk optimalisasi kinerja kecamatan baik dalam melakukan pelayanan umum maupun dalam mewujudkan ketertiban dan keamanan wilayah, terlebih pada tahun 2014 ini Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab yang besar untuk menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif untuk pelaksanaan pemilihan Kepala Desa, anggota legislatif dan Presiden.

Kepada para sekretaris Dinas, Bupati mengharapkan dalam menjalankan tugas agar mampu menjadi orang kedua dari SKPD. Para Kepala Dinas dan Badan juga diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada para Sekretaris untuk menjalankan tugas sebagai orang kedua di institusi masing-masing.

Sedangkan kepada para pejabat eselon III, IV, V dan Kepala Sekolah yang baru, Bupati berharap agar dalam mengemban amanah diikuti kinerja yang lebih baik, yang bekerja tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi permasalahan kedepan secara profesional.

Terakhir Bupati mengajak kepada para pejabat agar senantiasa bersinergi dan berkoordinasi lintas institusi dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*