Tips Menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018: Mengenal Teknik Perhitungan Nilai Ambang Batas

siap-SKD-CPNS-2018Sleman – Ujian seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018 meliputi 2, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Materi soal Seleksi Kompetensi Dasar terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Jumlah keseluruhan soal SKD sebanyak 100 butir. Komposisi soal SKD meliputi soal TKP sebanyak 35 butir, soal TIU sebanyak 30 butir dan soal TWK sebanyak 35 butir. Perhitungan nilai TIU dan TWK adalah 1 jawaban soal benar memperoleh nilai 5 (lima) sedangkan 1 jawaban soal salah atau tidak dijawab maka nilainya 0 (nol).

Nilai maksimal masing-masing materi SKD adalah nilai TKP paling tinggi 175, nilai TIU paling tinggi 150 dan nilai TWK paling tinggi adalah 175, sehingga nilai kumulatif SKD paling tinggi 500.

Selain harus mengetahui nilai maksimal, para peserta juga harus mengetahui nilai ambang batas/passing grade SKD. Nilai ambang batas SKD adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi CPNS. Nilai ambang batas/passing grade TIU bagi pelamar umum sebesar 80, artinya peserta harus menjawab benar 16 soal dari 30 yang disediakan. Nilai ambang batas TWK sebesar 75, artinya peserta harus menjawab benar 15 soal dari 35 yang disediakan.

Sedangkan  Nilai ambang batas bagi pelamar khusus cumlaude, nilai TIU sebesar 85, artinya peserta harus menjawab benar 17 soal dari 30 yang disediakan. Tidak ada ambang batas nilai TWK bagi pelamar khusus cumlaude, yang penting nilai kumulatif SKD minimal 298.

Ketentuan berbeda bagi peserta pelamar khusus disabilitas, nilai kumulatif SKD sebesar 260, dengan nilai ambang batas TIU sebesar 70. 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*